CHAT Via WhatsApp
diposkan pada : 05-10-2020 08:29:31

Kelebihan Propolis, Getah Lebah Berkhasiat

Manfaat kesihatan madu tidak diragukan lagi. Namun, tahukah anda bahawa madu bukan satu-satunya produk yang dihasilkan oleh lebah? Malah, lebah juga menghasilkan getah yang disebut propolis. Propolis dikatakan berkesan sebagai ubat herba untuk mengatasi pelbagai masalah kesihatan.

Jadi, apa sebenarnya propolis? Ayuh masuk, lihat faedah propolis dan kesan sampingannya dalam catatan berikut.

Asal Propolis

Propolis adalah hasil sampingan dari getah yang dihasilkan oleh lebah madu. Apabila lebah mencampurkan getah pokok dengan bahan semula jadi dari badan, lebah akan menghasilkan bahan melekit berwarna coklat kehijauan untuk melapisi sarangnya. Nah, bahan melekit kehijauan ini disebut propolis.

Lebah madu akan mengumpulkan getah dari pelbagai tanaman untuk mengisi celah dan lubang di sarangnya. Ini dilakukan untuk melindungi sarang dari ancaman luaran, seperti mikroba dan pemangsa.
Mengandungi kandungan nutrien propolis

Kandungan getah lebah sangat bergantung pada lokasi sarang dan jenis pokok atau bunga yang disedut lebah. Contohnya, madu propolis dari Eropah tidak akan mengandungi komposisi yang sama dengan madu propolis Brazil. Itulah dugaan setiap hasil penyelidikan akan menunjukkan kandungan nutrisi yang berbeza, bergantung pada mana asal lebah.

Namun pada umumnya penyelidik telah menemui sekurang-kurang 300 jenis sebatian aktif yang terkandung dalam ramuan ini. Sebahagiannya termasuk resin, balsem, minyak aromatik, debunga, dan bahan organik lain. Sebilangan besar sebatian yang terkandung dalam bentuk polifenol dan flavoloid. Kedua-dua polifenol dan flavoloid adalah antioksidan yang dapat melawan penyakit dan kerosakan pada sel tubuh.

Propolis telah digunakan sejak zaman kuno

Propolis adalah salah satu ubat herba yang telah terkenal sejak ribuan tahun dan tidak percaya dengan baik untuk kesihatan tubuh. Manusia dalam peradaban kuno telah menggunakan ubat herbal ini untuk membantu mencegah dan mencegah pelbagai gangguan kesihatan dan penyakit tertentu.

Orang Yunani merawat untuk merawat abses. Orang Asiria menggunakan ramuan ini pada luka dan tumor untuk melawan jangkitan dan mempercepat proses penyembuhan. Orang Mesir arca untuk proses mumifikasi.

Sebilangan orang percaya bahawa penggunaan propolis secara berkala dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, jadi risiko jangkitan atau penyakit anda lebih rendah. Beberapa generasi yang tidak percaya dapat dirawat dengan propolis madu termasuk sariawan, ketuat, dan gangguan pencernaan seperti H. pylori yang menyebabkan ulser gastrik.

Getah lebah juga dapat digunakan untuk merawat vaginitis, tuberkulosis (TB), dan jangkitan saluran pernafasan atas (ISPA).
Fakta mendakwa manfaat propolis untuk kesihatan

Dari beberapa kajian yang telah dilakukan, para penyelidik percaya bahawa sifat antibakteria, antivirus, antijamur, dan anti-radang ramuan ini dapat membantu memberi perlindungan tubuh terhadap pelbagai penyakit.

Berikut adalah fakta fakta manfaat propolis yang perlu Anda ketahui:
1. Merawat luka
2. Melegakan gejala herpes genital
3. Antikanker
4. Menjaga kesihatan kulit
5. Penjagaan gigi dan mulut

Dosis propolis yang aman

Perlu ditegaskan bahawa manfaat kesihatan propolis masih perlu dikaji semula bukti saintifiknya masih sangat terhad. Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengesahkan faedahnya. Oleh karena itu, selalu berjumpa doktor sebelum anda mengambil madu ini.

Propolis termasuk dalam makanan tambahan yang tidak diatur oleh badan pengawas ubat nasional, seperti FDA di Amerika Syarikat dan BPOM RI. Oleh itu, dos standar dos ini tidak digalakkan secara perubatan. Lebih banyak penyelidikan masih diperlukan untuk memastikan dos propolis selamat untuk kesihatan,

Perlu diingat bahawa ubat herba tidak selalu selamat. Oleh itu, sebelum anda menggunakan ramuan ini, disarankan untuk membaca dengan teliti arahan penggunaan ubat yang tertera pada label pembungkusan. Di samping itu, pilih produk yang sudah terdaftar dengan POM Agency dan jaminan keselamatan.

Rujuk doktor haiwan atau doktor untuk maklumat lebih lanjut.

Berhati-hatilah jika Anda memiliki alergi

Meski beberapa penelitian menyebutkan bahwa ramuan ini memiliki efek samping yang minimal, namun Anda tetap harus berhati-hati saat menggunakannya. Bagi sebagian orang, mereka mungkin tidak mengalami gejala apapun saat menggunakan ramuan ini.

Namun, ini berbeda cerita untuk orang-orang yang memiliki riwayat alergi terhadap lebah, madu, serbuk sari, lilin lebah, atau salah satu komponen penyusun bahan ini. Pasalnya, mereka mungkin mengalami reaksi yang berbahaya.

Oleh karena itu, jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap lebah atau produk yang dihasilkan oleh lebah, sebaiknya Anda tidak memaksakan diri untuk menggunakannya. Salah satu orang yang berisiko tinggi terkena alergi propolis adalah peternak lebah. Ini karena mereka menghabiskan banyak waktu terkait dengan materi.

Biasanya, reaksi alergi yang paling umum akibat penggunaan ramuan ini adalah kemerahan, gatal, dan bengkak. Dalam beberapa kasus, iritasi pada mulut dan bisul juga dapat terjadi akibat penggunaan propolis dalam waktu lama.

Mungkin ada beberapa efek samping yang belum disebutkan. Jika Anda khawatir tentang berbagi efek samping yang disebutkan di atas, silakan berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.

Sebelum menggunakan propolis, pertimbangkan ini dulu!
Banyak orang memilih untuk menggunakan metode alami untuk mengobati berbagai penyakit karena mereka yakin lebih aman dan efektif. Namun, Anda harus berhati-hati saat menggunakan ramuan herbal untuk pengobatan penyakit tertentu. Pasalnya, ramuan herbal, termasuk propolis, tidak selalu aman digunakan semua orang. Ada kondisi atau penyakit tertentu yang tidak dianjurkan menggunakan jamu ini.

Berikut beberapa kondisi kesehatan yang tidak dianjurkan menggunakan madu propolis:

Memiliki riwayat asma. Anda disarankan untuk menggunakan ramuan ini dengan hati-hati jika memiliki riwayat asma. Pasalnya, reaksi alergi akibat efek samping bahan ini dianggap membuat gejala asma Anda semakin parah.
Hamil dan menyusui. Propolis merupakan produk herbal yang belum terbukti aman dikonsumsi ibu hamil dan menyusui. Karena itu, sebaiknya hindari mengonsumsi ramuan ini jika Anda sedang hamil atau menyusui.
Gangguan perdarahan. Orang dengan gangguan perdarahan disarankan untuk tidak mengonsumsi ramuan ini karena senyawa dalam madu propolis akan memperlambat proses pembekuan darah.
Operasi. Jika ingin melakukan operasi tertentu, sebaiknya hentikan penggunaan ramuan ini 2 minggu sebelum operasi. Mengkonsumsi ramuan ini dapat meningkatkan risiko pendarahan selama atau setelah operasi.

Baca : Jual British Propolis di Jakarta

Obat herbal ini juga dapat mempengaruhi obat yang Anda gunakan. Oleh karena itu, untuk menghindari efek samping dan risiko overdosis obat, pastikan untuk selalu memberi tahu dokter dan apoteker tentang obat dan suplemen lain yang Anda gunakan.

Umumnya, selalu temui dokter sebelum meminum jamu ini. Apalagi jika Anda memiliki kondisi atau penyakit tertentu. Ini dilakukan untuk menghindari efek samping.

Agar khasiat propolis bisa dirasakan secara maksimal, penting untuk menggunakan ramuan ini sesuai aturan. Sebelum digunakan, pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan yang tercetak pada label kemasan dengan hati-hati. Pastikan juga Anda mendapatkan lebih banyak manfaat dari efek samping atau risiko bahan ini.
Waspadai propolis palsu

Saat ini, propolis adalah salah satu obat herbal yang populer dan banyak dicari. Bahan ini bisa Anda temukan di apotek, toko herbal, toko yang menjual makanan sehat berbagai bentuk dan merk, dan di situs belanja online. Di mana pun Anda membeli produk herbal ini, berhati-hatilah saat membelinya.

Seiring dengan meningkatnya permintaan bahan ini di pasaran, banyak pedagang nakal yang menjual madu propolis palsu. Jadi pastikan Anda membeli oli ini di distributor resmi dan terpercaya.

Selain itu, pastikan produk yang Anda beli sudah terdaftar dan memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Anda bisa mengecek keamanan produk yang Anda beli langsung di situs resmi BPOM.